Cara Mendeteksi Kebohongan dari Gerakan Tubuh dan Perilaku

Cara Mendeteksi Kebohongan dari Gerakan Tubuh dan Perilaku

Banyak orang menyatakan tahu saat mereka sedang dibohongi. Walaupun tidak sedikit teknik guna mengidentifikasi apakah seseorang sedang berbohong atau tidak, namun tidak seluruh teknik itu dapat diandalkan. Bahkan tes detektor kebohongan juga tidak dapat membuktikan jujur tidaknya seseorang secara sempurna. Tapi ada juga bukan yang tidak mengetahui saat sedang dibohongi apa tidaknya. Karena itu perlu sekali anda memahami sedikit cara agar anda tahu apa anda sedang dibohongi atau tidaknya.

Namun, kita dapat mengajar diri untuk menggali isyarat nonverbal pada bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan pola bicara seseorang untuk mencari tahu apakah seseorang berdusta pada kita atau tidak. Indocsn188 Berikut ialah cara mendeteksi kebohongan dengan meneliti perilaku dan bahasa tubuh seseorang. Agar anda tahu Cara Mendeteksi Kebohongan dari Gerakan Tubuh dan Perilaku yang ditimbulkan.

  1. Ajukan pertanyaan-pertanyaan guna mengetes subyek atau lawan bicara anda

Pertama, tanyakan sesuatu pada orang tersebut, pertanyaan yang jawabannya ingin jujur. Kemudian pilih suatu pertanyaan yang kita anggap orang itu akan berdusta atau mengelak dari pertanyaan selanjutnya. Ajukan terus pertanyaan yang berhubungan yang mendetail.

  1. Amati perilaku yang tipikal atau khas

Perhatikan bahasa tubuh, gerakan mata, serta konsistensi dan volume suara lawan bicara anda tersebut. Cara terbaik guna mengetahui saat seseorang berbohong ialah dengan meneliti terlebih dahulu saat dia menceritakan hal yang sebenarnya.

Saat berbohong, bahasa tubuh atau volume serta intonasi suara seringkali akan berubah dibanding ketika dia berbicara jujur.

  1. Periksa gerakan aneh

Apakah orang itu gelisah? Apakah dia menyaksikan mata Anda? Apakah dia tersenyum? Apakah dia duduk dengan santai?

Individu tertentu bakal lebih aktif daripada yang lain, jadi saat seseorang gelisah atau mengindikasikan perilaku yang lebih hiperaktif, ini tidak tidak jarang kali menandakan dia berbohong. Bandingkan perilakunya yang tidak biasa dengan sikap yang biasa di lakukan nya.

  1. Evaluasi respon jawaban

Ketika Anda mengemukakan pertanyaan, periksa apakah dia menyerahkan jawaban langsung, atau membuat sejumlah usaha untuk memindahkan topik pembicaraan.

Seorang pembohong pasti akan berjuang untuk memindahkan topik percakapan yang membuatnya tidak nyaman.

  1. Amati respon yang lambat atau tergesa-gesa

Apakah orang tersebut memerlukan waktu lama guna menjawab? Atau tergesa-gesa dalam membalas pertanyaan Anda?

Jika seseorang memerlukan waktu yang lama untuk membalas atau meminta Anda guna mengulangi pertanyaan, dia barangkali sengaja mengulur-ulur masa-masa untuk menyusun jawaban yang masuk akal. Atau dapat juga dia malah menjawab terlampau cepat supaya dapat segera berpindah ke topik lain.

  1. Amati perilaku meminta maafnya

Salah satu perilaku seseorang yang berbohong ialah melakukan permintaan maaf yang tidak urgen berkali-kali. Alam bawah sadarnya mendorong dia guna meminta maaf atas perilaku yang dirasakan sebagai “kesalahan”.

  1. Amati diam yang lama

Jika orang itu diam yang tidak biasa, barangkali dia menghindari kebohongan yang lebih banyak. Dia dapat saja berperilaku agresif dalam upaya untuk menangkal Anda mengemukakan pertanyaan lebih lanjut dimana dia barangkali harus berbohong lagi.

  1. Fokus pada wajah

Ketika Anda mengemukakan pertanyaan, andai orang tersebut menyaksikan ke arah samping kanan, ke atas, sudut kiri wajah Anda, atau ke kejauhan, dia barangkali berbohong. Hal ini bakal berlaku arah sebaliknya andai dia kidal.

  1. Fokus pada bahasa tubuh

Seseorang yang sedang berdusta cenderung bakal menjauh dari Anda. Tubuhnya barangkali akan menjauh seakan untuk mengayomi kebohongannya dari pandangan Anda.

Amati gerakan laksana misalnya menggosok-gosokkan tangan, menelan ludah berlebihan, menjilati bibir, dan meremas-remas tangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *